Memanggil Perintah Shell Menggunakan Modul os Pada Python

Pada tulisan saya sebelumnya, saya mengguakan pustaka subprocess pada Python untuk memanggil sebuah shell script. Ternyata hal ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan pustaka os.

Berikut ini contoh program untuk melakukan ping yang sebenarnya adalah sebuah perintah shell yang dipanggil menggunakan Python:

Image

Variabel target adalah sebuah string hasil masukan, maka digunakan perintah raw_input(). Variabel ping adalah sebuah string perintah yang biasa dijalankan pada terminal. Kemudian digunakan perintah system() untuk menjalankan perintah ping tersebut.

Ketika dijalankan, hasilnya sebagai berikut:

Image

Selamat sore, selamat belajar! 🙂

Mengambil String Keluaran nmap yang Diinginkan Menggunakan Pemrograman Shell

Biasanya ketika kita menggunakan nmap, kita ingin tau port berapa saja yang terbuka dan layanan apa saja yang berjalan. Jadi saya iseng saja bikin program menggunakan bash untuk menampilkan hasil scan dari nmap karena biasanya nmap juga menampilkan banyak string ketika proses scanning berjalan. Hasil scan yang diinginkan adalah yang berada di dalam kotak merah:

Image

Selain itu, hasil dari scanning nmap ini akan dituliskan ke dalam sebuah berkas baru, yang mungkin saja berguna untuk pengolahan lebih lanjut.

Hal-hal yang perlu dipahami:

– Cara menjalankan nmap

– Argumen pada bash

Ya tentu saja pastikan nmap sudah terpasang pada komputer kita. Untuk memahami nmap bisa digunakan perintah nmap tanpa argumen. Argumen? Apa itu? Secara sederhana sekali sih, argumen itu sesuatu yang kita tuliskan setelah sebuah perintah. Misalkan ls -l, berarti -l adalah sebuah argumen.

Dalam pemrograman shell, argumen dapat didefinisikan menggunakan variabel $0, $1, $2, dst. Argumen $0 adalah nama script yang kita buat. Sedangkan $1 adalah argumen pertama, $2 argumen kedua, dan seterusnya.

Untuk jelasnya, ini script yang saya tulis:

Image

Intinya saya menjalankan perintah nmap -v -sS HOST kemudian mengambil string keluarannya dengan grep ‘open  ‘. Terakhir menuliskannya dalam sebuah berkas dengan perintah > NAMA_FILE. Perintah cat itu untuk menampilkan lagi isi berkas ke terminal. Script ini disimpan dengan nama aft-nmap.

Jadi untuk menjalankannya kita gunakan perintah ./aft-nmap HOST_TARGET OUTPUT_FILE misal saja ./aft-nmap http://www.contoh.co.id contoh. Tinggal jalankan saja dan lihat hasilnya. Karena saya pakai SYN Stealth jadi harus dijalankan oleh root.

Image

Bisa kita lihat berkas keluaran menggunakan aplikasi gedit:

 Image

Ngomong-ngomong, Selamat Tahun Baru 1434 Hijriyah! 🙂

Menggabungkan Shell Script dengan Python

Lama nih saya ga nulis di blog lagi (biasanya emang jarang nulis. hehe). Kali ini saya lagi belajar bahasa pemrograman Python. Yak, saya pemula banget. Cuman pingin berbagi dikit aja tentang bagaimana menggabungkan pemrograman shell dengan python. Ini bisa dilakukan dengan memanggil pustaka subprocess.

Untuk lebih jelasnya, mari kita bikin sebuah program shell sederhana dulu. Program shell ini nantinya yang akan dijalankan dari Python. Gunakan penyunting teks kesukaan Anda. Saya pake nano.

Image

Jangan lupa menambah atribut eksekusi pada program shell. Saya simpan dengan nama shell-hello jadi saya lakukan perintah chmod +x shell-hello.

Langkah kedua kita buat program python yang akan memanggil. Saya pake nano lagi:

Image

Oke, saya simpan dengan nama panggil-hello.py. Sekarang tinggal jalankan saja melalui terminal dan lihat hasilnya:

Image

Nemu blog bagus nih buat yang mau belajar python: http://klinikpython.wordpress.com/

Selamat malam! 🙂