Indonesia Berinovasi, Indonesia Mandiri

Wah, lama juga yah ga nulis-nulis di blog. Tulisan terakhir bulan Maret. Emang ke mana aja nih ga nulis-nulis lagi? Yah biasa mahasiswa sibuk (sok sibuk). Hehehe..

Nih kebetulan ada Lomba Blogging yang keren banget namanya COMPFEST 2011. Ini nih, lomba yang keren abis dah. Ada lomba programming, robotik, game design, sama lomba blogging buat pelajar n’ mahasiswa. Nah lomba semacam COMPFEST 2011 ini yang bikin anak muda terpicu buat berinovasi, memunculkan ide-ide kreatif mereka dan mengimplementasikan kepada bidangnya. Cool B-)

Ngomong-ngomong soal inovasi nih, Indonesia punya banyak banget orang-orang berbakat di bidangnya yang menghasilkan karya inovatif. Karya-karya inovatif ini tentu karya yang berguna dan bermanfaat secara luas. Karya-karya ini juga sesuai dengan kondisi yang ada di lingkungan. Karya-karya anak bangsa yang patut dibanggakan.

Mengapa harus berinovasi? Ya karena dengan berinovasi, kita akan dapat menjadi insan yang mandiri. Saya kasih contoh ya.

Zamrisyaf: Penemu Listrik Tenaga Gelombang Laut Sistem Bandulan

zamrisyaf-penemu PLTGL

Bapak Zamrisyaf inilah salah satu anak bangsa yang patut dicontoh. Ceritanya, suatu malam ketika ada badai di Selat Sunda, lonceng di salah satu kapal berdentang-dentang. Nah, saat itu Pak Zamrisyaf ini sedang mencari potensi air mikrohydro sebagai energi pembangkit listrik. Melihat kejadian lonceng yang berdentang-dentang inilah beliau punya ide untuk membuat suatu pembangkit listrik bertenaga gelombang laut. Teknologi ini diberi nama PLTGL-SB (Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Sistem Bandulan).

PLTGL

Menurut beliau, dalam 1 km persegi luas laut, dapat dihasilkan listrik untuk menerangi 40.000 rumah tangga sederhana dengan biaya yang relatif lebih murah dari PLTA ataupun PLTU. Selain itu : “Panjang pantai Indonesia, 81 juta km lebih, 10 persen saja dari panjang pantai itu bisa kita manfaatkan untuk pembangkit  listrik, kita lebih kurang punya 61 giga watt, di Sumatera Barat, punya panjan g pantai 375 km, 10 persen saja kita manfaatkan untuk energi gelombang laut itu ada 2891 MW, potensi PLTG-SB ini 1 km 7,5 MW,kalau digunakan tidak ada pemadaman bergilir lagi,”kata Zamri. -sumber-

Nih, salah satu karya inovatif anak bangsa yang nantinya akan bisa mengatasi krisis listrik di negeri kita ini. Terbukti kan dengan suatu karya yang inovatif kita dapat memenuhi kebutuhan kita sendiri dan jadi lebih mandiri.

Tadi itu baru satu contoh saja, masih banyak contoh lain. Misalnya saja, dalam pertelekomunikasian, Pak Onno W. Purbo yang berhasil mengimplementasikan Open BTS (BTS berbasis software) yang murah meriah. Dengan Open BTS ini, orang-orang di pedalaman Indonesia bisa bertelepon dengan biaya yang sangat murah bahkan gratis. Hebat bukan. Meskipun tidak terjangkau oleh operator seluler dengan biaya pembangunan BTS yang sampai milyaran, orang akan tetap bisa berkomunikasi dengan orang lain melalui ponsel. Dengan perkiraan biaya pembangunan Open BTS yang 15-30 juta ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi banyak orang.

open BTS

Masih ada lho contoh inovasi lain. Ya sebut saja wajan bolic. Bayangkan, untuk meningkatkan jangkauan Wireless perlu antena Hi-Gain yang harganya relatif mahal. Tapi dengan kreatifitas dan inovasi dari anak bangsa, cukup digantikan dengan sebuah wajan. Solusi hebat kan?

wajanBolic

Mau contoh lagi? Masih banyak banget deh pokoknya :D

Meskipun inovasi-inovasi tersebut seperti PLTGL-SB dan Open BTS belum mendapat dukungan dari pemerintah, tapi tidak menyurutkan semangat beliau-beliau itu buat tetap melanjutkan proyek mereka. Bayangkan saja, Pak Zamri pernah menghabiskan dana 40 juta untuk percobaan PLTGLnya.

Pada intinya, kita harus bekerja keras dan terus berinovasi. Di posisi kita sekarang, di bidang yang kita tekuni sekarang, pasti dibutuhkan inovasi baru. Dan inovasi inilah yang akan mengantarkan diri kita menjadi insan yang lebih mandiri. Dengan inovasi inilah, kita akan bisa membantu orang lain. Dengan inovasi inilah kita dapat memberikan manfaat pada orang lain.

Inovasi boleh saja dimulai dari hal-hal kecil. Hal-hal kecil yang memenuhi kebutuhan sebagian orang. Kalau banyak orang berinovasi, berarti banyak juga kebutuhan yang terpenuhi. Dan pada akhirnya kita pasti bisa memenuhi kebutuhan dalam skala nasional, mewujudkan Indonesia mandiri. :)

CDMA, A More Healthy Phone

cdma

Apa maksudnya tuh, ponsel CDMA lebih sehat?

Eh, sebelumnya bolehlah kita tahu apa itu CDMA. CDMA singkatan dari Code Division Multiple Access. CDMA merupakan metode akses jamak dari ponsel ke base station. Gimana nih metodenya? Tiap pengguna dikasih kode unik yang pasti berbeda satu sama lain. CDMA punya timeslot sama, frekuensi sama, hanya yang membedakan satu sama lain adalah kode-kode tadi. CDMA pake bandwidth 1,25 MHz dan dikirim dengan bentuk pseudo noise (mirip-mirip sama noise) jadi ga akan mudah disadap. Berbeda dengan GSM yang sudah bisa dipecahkan kode algoritmanya oleh ilmuwan Israel.

Balik lagi nih ke topik. Mengapa saya bilang kalo ponsel CDMA itu lebih sehat daripada GSM? Ya, karena radiasinya tentunya. Pasti banyak yang mengira kalo ponsel CDMA radiasinya lebih gede dari GSM, mungkin karena CDMA cepat panas. Tapi sebenarnya radiasi ponsel CDMA lebih kecil daripada ponsel GSM. Ponsel CDMA punya radiasi 1dB sedangkan GSM bisa mencapai 2dB. Masih ada yang berpikir radiasi CDMA lebih gede? lanjut bacanya.

Lebih kecilnya radiasi CDMA ini sejalan dengan adanya power control pada teknologi CDMA. Sederhananya, daya yang digunakan oleh ponsel bisa diatur. Daya yang dikirim ke ponsel ketika aktif menggunakan layanan akan diperbesar sesuai kebutuhan. Sedangkan pada saat idle, daya yang dikirim lebih kecil. Hal ini yang juga menyebabkan radiasi CDMA lebih kecil dan bisa lebih irit baterai.

Tapi kenapa ya CDMA lebih cepat panas? Jawabnya karena infrastruktur CDMA di Indonesia yang masih sedikit. Makanya sinyal CDMA belum sebagus GSM. Karena sinyal yang belum bagus inilah ponsel selalu mencari-cari sinyal yang bagus, makanya baterai lebih cepat panas.

CDMA memang memiliki beberapa keunggulan atas GSM. Hanya saja belum berkembang di negara kita. Berbeda dengan luar negeri, Amerika misalnya. CDMA berkembang cukup baik dan cukup banyak peminatnya. Makanya operator CDMA sekelas Verizon dan Sprint bisa berkembang pesat.

lg_optimus_s_sprint

Kalo di negara kita sendiri ya itu tergantung juga sama regulasi pertelekomunikasiannya. Kalo pemerintah sudah mengijinkan CDMA berkembang pasti ke depan akan berkembang. Hanya saja di Indonesia GSM sudah sangat populer dan banyak perusahaan yang berinvestasi untuk teknologi GSM.

Yah, semoga tambah majulah pertelekomunikasian Indonesia! :D

Kompetisi Aplikasi Android

Tahun ini lagi maraknya handset Android. Mulai kelas hi-end kayak Samsung Galaxy SII ato LG Optimus 3D sampai yang lo-end seperti AHATouch dan Samsung Galaxy Mini. Sayangnya saya belum punya satupun :( loh, kok curhat.

Nah, bukannya saya mau minta dibeliin, di sini mau share info aja. Sampai hari ini, saya nemu 2 ajang kompetisi aplikasi Android. Buat kamu kamu yang seneng sama Android dan punya kemauan, silahkanlah dicoba.

Lomba yang pertama, judulnya

IM2 Android Application Contest 2011

Nih, lomba yang ngadain IM2. Lomba bikin aplikasi atau game yang berhadiah total puluhan juta. Buat lebih jelasnya, silahkanlah langsung masuk aja ke sini. Periode lomba sampe 1 April, udah lumayan mepet sih kalo ga segera ngerjain dari sekarang.

Buat yang udah niat ikutan, saya doakan semoga sukses. :)

Kalo lomba yang kedua, diadakan oleh Telesindo Group. Ni lomba juga menawarkan hadiah buanyak juga. Periode lomba masih lumayan lama, bulan Mei. Informasi detailnya saya sendiri juga belum dapet. Tapi boleh dilihat dulu link ini.

Saya sendiri ingin sekali ikut. Tapi sampai hari ini masih dalam tahap belajar. Tapi saya berkeyakinan bisa ikutan. Insya ALLah. Kalo menang kalah mah itu urusan belakangan. :)

Nih, skrinsut pas saya lagi belajar:

honeycomb

Udah yah, buat para Android Developers di Indonesia tercinta sukses selalu dah pokoknya. :)

This is Me, My Dream, What I’ve Done, and Internet

Jaman sekarang boleh saya katakan jamannya internet. Orang mau belanja banyak yang online, mau belajar juga lewat internet, bahkan curhat juga di internet :) . Mencari solusi untuk sebuah masalahpun bisa dicari di internet.

Dalam hidup ini kita menemui banyak sekali permasalahan. Mulai dari permasalahan perut sampai permasalahan banjir yang ga surut-surut kalo lagi musim hujan. Mulai permasalahan rakyat kecil sampe permasalahan negara. Termasuk juga permasalahan yang kita punya.

Nah, inilah yang ingin saya lakukan. Memecahkan masalah melalui internet. AlhamduliLLah, saya udah melakukan beberapa pemecahan masalah melalui internet. Meskipun cuma buat diri sendiri dan beberapa orang lain. Nih yang udah saya lakukan:

1. Ini buat pemecahan masalah pribadi. Ceritanya begini, saya pake OS yang baru bagi saya, Linux Ubuntu. Cerita lengkapnya bisa dilihat di posting saya sebelumnya. Habis install OS baru ni ada masalah. Bayangin aja, masak punya laptop ga bisa klik kanan. Repot banget kan??! Untung ada internet. Saya bisa menemukan pemecahan masalahnya. AlhamduliLLah klik kanan bisa sekarang.

2. Kalo yang ini bisa membantu beberapa orang, mulai dari temen-temen mahasiswa yang pingin ngasih informasi PTN/PTS dan temen-temen SMA yang nyari infonya. Saya bikin grup di Facebook, namanya ‘Share Info PTN and PTS for SMAGA Students’. Grup ini buat memudahkan berbagi info seputar perguruan tinggi buat temen-temen di SMA saya, SMA 3 Madiun. Grup ini mendapat respon sangat baik dari temen-temen, adik-adik SMA, bahkan guru.

Dengan grup ini, temen-temen SMA ga perlu ngabisin pulsa buat curhat masalah perguruan tinggi ke alumni. Cukup internet aja. Bahkan bisa juga pake akses gratis 0.facebook.com :) . Temen-temen mahasiswa juga ga perlu repot-repot presentasi ke sekolah, informasi udah dengan cepat menyebar seperti jamur di musim hujan. :D

Itu baru dua masalah kecil saja. Saya sangat berharap bisa memecahkan masalah besar melalui internet. Masalah di negeri ini banyak banget, contohnya aja kemacetan di kota besar. Masalah yang saya benci sebagai orang kampung yang tinggal di kota yang sudah cukup macet seperti Bandung.

Macet

Saya punya mimpi kalo masalah kemacetan kayak gini bisa diselesaikan lewat internet. Misal nih, di tiap jalan yang rame, ada petugas yang selalu melaporkan keadaan, mulai dari trafik lalu lintas, cuaca, dan parameter lain yang mungkin. Semua laporan itu bisa dilihat oleh semua masyarakat lewat sebuah web. Nah, orang yang punya rencana pergi bisa memperhitungkan baik buruknya dia bepergian pada jam itu, menggunakan kendaraan apa, dan sebagainya. Mungkin emang belum bisa menyelesaikan kemacetan secara langsung, tapi dalam perkembangannya saya yakin bisa. Bisa juga pemerintah akan memperhitungkan kebijakan strategis dengan melihat data yang terekam di database web itu.

Atau mungkin, Anda sebagai pembaca punya ide yang jauh lebih bagus untuk memecahkan masalah ini melalui internet.

Ga cuman itu, saya juga berharap masalah-masalah besar lain seperti kemiskinan, bencana alam, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya bisa diatasi dengan bantuan internet. Pasti ada orang dengan ide brilian yang bisa melakukannya suatu saat nanti.

Inilah saya, yang saya lakukan, yang saya impikan, dan internet. :) yang membawa gaya hidup baru yang terbebas dari permasalahan-permasalahan.

http://www.bhinneka.com

Saya Sekarang Pake Ubuntu

ubuntu logo

Rasanya jaman sekarang ini orang-orang udah susah buat lepas dari yang namanya komputer. Kalo komputer atau laptop kita bermasalah, terbakarlah jenggot kita. Inilah yang ter jadi pada saya.

Begini ceritanya. Kumpulan anak yang kuliah di Kampus Telkom dari Madiun – KEMMA (Keluarga Mahasiswa Madiun) – tanggal  30 Januari lalu ngadain acara ICT Edu Party. Isi acaranya Talk Show sama Training Motivasi sekalian ngenalin Kampus Telkom. Pas acara itu ceritanya laptop saya dipake buat ngeprint sertifikat buat peserta. Data peserta itu dimasukin lewat flashdisk. Colok sana colok sini.

Besoknya nyalain laptop. Dan…. Saya yakin itu kena virus. Bingung, karena saya emang gaptek. Yang jelas Windows udah kacau, mending install ulang. Kebetulan ada temen nawarin Ubuntu 10.10. Boleh dicoba nih.

Kayaknya saya salah install waktu itu. SEMUA DATA ILANG! Mau nyelesain masalah malah dapet masalah baru. Ga apalah, pembelajaran yang bagus buat orang gaptek kayak saya. hehehe.

Akhirnya saya putuskan untuk mengganti OSnya. Saya ga pake Windows lagi. Sepenuhnya pake Ubuntu.

Nih tampilan desktop saya

My Desktop

Udah dikustomisasi dengan Livewallpaper kayak Samsung Galaxy S. :)

Menurut saya tampilannya ga kalah sama Windows, apalagi bisa dikustomisasi. Banyak tutorial tentang ini.

Namun tetep ada aja masalah baru. Masalah barunya:

1. Ga bisa klik kanan. Harus aktifin klik kanan lewat tutorial ini.

2. Harus install plugin dulu baru bisa muter lagu sama film.

3. Install Wine dulu karena sebenernya masih ketergantungan sama Windows. Ada mata kuliah yang mengharuskan install aplikasi Windows.

AlhamduliLLah. Sekarang udah bisa dipake lagi, makanya bisa posting lagi setelah sekian lama.

Ngomong-ngomong bagi Anda yang merasa begitu terganggu sama yang namanya virus, bolehlah coba pake Linux. Atau kalo budget cukup beli aja Macbook atau iMac. Saya hargai konsep Apple di mana Teknologi tinggal pakai aja, jadi teknologi buat kita bukan kita yang direpotkan sama teknologi. Dengan harga yang emang lebih mahal, tetep worth lah.

Atau Anda boleh mencontoh Arrival Dwi S. yang sukses dengan Artav Antivirus-nya. Bangga kita punya anak SMP yang udah bisa bikin anti virus sekeren itu. Dan itu berawal dari kejengkelannya terserang virus. Sama seperti saya. Bedanya saya ‘lari dari masalah’ kalo mas Arrival membuat pemecahan masalahnya.

The choice is yours. Semoga teknologi selalu membantu Anda. :)

Dorama Jepang yang Lebih Keren dari Sinetron Indonesia

Mumpung liburan, saya isi sebagian buat nonton dorama Jepang yang keren-keren. Mengapa saya anggap keren?

Pertama, karena menontonnya harus mikir. Dorama yang saya tonton adalah Liar Game dan Galileo Detective. Keduanya harus ditonton tidak hanya dengan mata, tapi juga dengan otak. Keduanya penuh trik-trik yang harus dipahami. Sedang sinetron Indonesia bisa ditebak, pasti ada adegan orang yang akan ditabrak mobil tapi masih diam saja terpana melihat mobil yang akan menabraknya, hehe…

Kedua, setidaknya unsur moralnya lebih kuat daripada sinetron Indonesia, terutama pada Liar Game. Sinetron Indonesia seringkali bercerita tentang perebutan warisan, serakah sekali. Liar Game juga bercerita tentang game yang berhadiah jutaan. Orang mungkin melakukan apapun termasuk berbohong untuk merebut uang itu. Namun pada akhirnya, penekanan terhadap buruknya sifat serakah dan balas dendam lebih kuat.

liar game season 1

 

galileo detective1

galileo detective

Galileo detective bercerita tentang profesor yang membantu detektif menyelesaikan kasus-kasus. Percobaan Fisika banyak dilakukan dalam penyelesaian kasus-kasus itu. Sangat menarik.

Coba klik aja link Liar Game dan Galileo Detective.

Kalo mau dibandingkan dengan sinetron di Indonesia, tentu sinetron kita ga ada apa-apanya. Mungkin harus belajar banyak biar lebih berkualitas dan menarik. Dan yang paling penting, nilai moral yang disampaikan itu.

Iseng Berhadiah

Pertama kali saya mendapat info ini dari blognya mas adit38. Di situs teknoup lagi ada Win Prize By Samsung. Cuman ngasih ekspresi kita maka kita bisa dapetin HP Samsung Galaxy 550. Emang yang ikutan banyak sih, jadi susah buat menangnya. Selain hadiah utama tadi ada juga hadiah gantungan kunci Android.

Saya iseng-iseng aja ikutan. Dan…. hasilnya tidak mengecewakan. Iseng saya membuahkan satu gantungan kunci Android dari teknoup. Lumayan lah, belum punya gadgetnya boleh punya gantungan kuncinya dulu. Hehe :)

Ini baru yang peride satu lho. Masih ada lagi periode dua yang kalo diamati kemungkinan besar hadiahnya Samsung Galaxy 551 yang sudah ber-OS Froyo dan punya keyboard sliding. Tunggu saja 7 hari lagi, dan sayapun siap iseng-iseng lagi. Hehe :) Saya sarankan Anda untuk nyoba aja, ini insya ALLah ga beresiko kok. Cuman berekspresi aja. :)

Ketika tulisan ini saya buat, pemenang Samsung Galaxy 550-nya masih belum diumumkan. Yah, moga saja saya yang beruntung, hehe :)

Silakan yang mau ke TKP.

Bagaimana Persiapan UAS Kalian?

Tidak terasa satu semester sudah hampir saya lalui di IT Telkom. Minggu depan tepatnya tanggal 27 Desember mahasiswa se-IT Telkom harus menghadapi UAS. Yah, waktu selalu terasa berlalu begitu cepat.

Bagaimana persiapan UAS kali ini? inilah UAS pertamax yang kami hadapi di IT Telkom. Sebagai mahasiswa tahun pertama tentu membuat kami deg-degan.

Masih harus banyak belajar buat menghadapi UAS. Memang materi yang dihadapi cukup banyak. Susah-susah lagi.

Yah, mungkin saya mau berbagi sedikit tips di sini:

1. Saya terinspirasi novel KCB, ketika para tokoh akan menghadapi UAS, mereka lebih tekun beribadah. Ada yang beriktikaf di masjid. Yah banyaklah berdoa untuk menghadapi UAS. Tapi banyak berdoa tidak hanya waktu akan UAS saja ya. O ya, jangan lupa kalau ke masjid pakai baju muslim. Mengapa? Ya kan lebih pantes kalau pakai baju muslim. Iya kan? Hehe. Ngomong-ngomong tentang baju muslim nih, menurut saya yang penting menutup aurot dan sopan, tidak usah yang mahal.

Kalau kamu non-muslim, rajinlah berdoa juga.

2. Belajar bersama. Mengapa belajar bersama? Yah, daya tangkap tiap orang berbeda-beda. dengan belajar bersama, tentu bisa saling sharing pemahaman terhadap materi yang dipelajari. Ini foto saya waktu belajar bersama-sama temen sekelas.

Yang jelas belajar bersama itu lebih asyik. :D

3. Jaga kesehatan. Jelaslah, kalau sakit mana bisa ikut UAS. Kalo kamu lagi bokek, tetep jangan dipaksain ga makan. Pinjem uang temen dulu kalo perlu.

4. Gunakan sebagian minggu tenang untuk sedikit refreshing. Jalan-jalan ke mana gitu lah. Jangan di kamar terus. Pasti sumpek. Nikmati dulu indahnya Kota Bandung, biar lebih fresh dan belajar lebih baik setelahnya. :)

Yah, itu saja tips dari saya. Kalo mau koreksi atau nambahi boleh komen ;)

Yang Seperti Ini Masih Ada di Sukabirus

Foto ini saya ambil di kost temen yang ada di Sukabirus. Kost ini dekat dengan Masjid Syamsul Ulum IT Telkom. Ini hanya bukti kecil bahwa sebagian masyarakat kita masih percaya sama yang namanya jimat, dukun, jin, dsb. Silakan cek dulu foto di bawah ini.

 

Jimat ini dipasang di atas pintu. Biasanya di daerah saya di Jawa Timur ini disebut rajah. Rajah ini cuman kertas biasa atau mungkin lempengan logam yang bertuliskan huruf-huruf Arab. Mungkin isinya ada sebagian yang merupakan ayat-ayat Al-Qur’an atau hadits. Tulisan lain mungkin ada yang tidak dikenal dari Al-Qur’an maupun hadits. Kalau dicermati, saya juga menemukan huruf-huruf Arab yang sebenarnya bisa disambung tapi tidak ditulis menyambung. Ada ba’ saja, ha’ saja’, alif saja, dsb. Menurut Ustadz yang dulu mengisi materi Ruqyah massal di daerah saya di Madiun, itu merupakan kode-kode yang dibuat manusia untuk berkomunikasi dengan jin.

Mungkin ini digunakan agar rumahnya aman dari gangguan pencuri. Mungkin begitu karena saya temukan di atas dua pintu masuk rumah tersebut.

Tentunya pemahaman yang kurang terhadap masalah akidah perlu dibenahi. Saya cuma memberi saran ke Keluarga Besar Syamsul Ulum agar setidaknya mengadakan kajian untuk lebih memahamkan masyarakat sekitar. Kalau perlu dibikin acara ruqyah massal sekalian.

Marilah menjadi mahasiswa yang ikhlas berbagi pada masyarakat. :)

Emulator Android Froyo

Sebenarnya emulator Android Gingerbread 2.3 sudah rilis ketika tulisan ini saya buat. Tapi saya ingin berbagi sedikit pengalaman menggunakan emulator Froyo 2.2. Mengapa? Karena emulator Gingerbread tidak berjalan mulus di laptop saya. Mungkin beberapa waktu lagi ada up date lagi biar lebih mulus.

Anda bisa ikuti tutorial menginstal emulator yang ada di halaman ini.

Kalo Anda pengguna Windows, silakan download SDK di alamat ini. Pilih installer yang terbaru yang ada tulisan ‘Recommended’. Kalo Anda sudah mengunduh installer terbaru tersebut, Anda tidak perlu melakukan Edit System Variabel. Langsung ikuti step berikutnya saja dari halaman yang sudah saya sebutkan tadi.

Sudahkah? Kalo sudah kita lanjut ke berikutnya. Untuk menginstall aplikasi ke emulator kamu, silakan ikuti tips dari sini.

Saya sarankan tidak membuat SD card virtual dengan memory yang terlalu besar. Mungkin bisa membuat emulator Anda tidak berjalan mulus. Saya coba emulator Android Gingerbread dengan SD card virtual 4 GB tidak berjalan mulus, malah nge-hang terus. Makanya saya pakai Froyo dulu.

Beberapa Aplikasi di emulator saya.

O iya, jangan sembarangan menginstall aplikasi. Ini hanya emulator, tentu tidak semua aplikasi bisa kompatibel. Seperti game yang dimainkan dengan accelerometer. Jadi kemampuannya pasti terbatas, tidak sehebat perangkat aslinya. Anda pasti bisa mempertimbangkan sendiri lah.

Ini jangan ditiru.

Selamat mencoba, selamat punya Android baru di PC Anda. :)