Saya terkesan dengan Raspberry Pi yang cukup fenomenal. Komputer seukuran KTP saya itu ramai diperbincangkan. Banyak juga orang-orang Indonesia yang memesannya. Ada lagi satu hal yang membuat saya lebih terkesan: Raspberry Jam.
Anak-anak Inggris belajar pemrograman pada usia awal belasan tahun dan Raspberry Jam memfasilitasinya. Anak-anak belasan tahun mempelajari Python, bahasa pemrograman yang setahu saya mahasiswa di kampus saya pun banyak yang belum pernah menggunakannya.
Tak heran kalau di luar sana muncul banyak ahli berusia muda. Ya, mereka memulainya sejak dini.
Bagaimana dengan Indonesia? Saya tidak tahu apakah kita tertinggal atau tidak dari negara-negara lain. Memang ada beberapa orang yang sangat ahli dari negeri ini. Yang jelas, kita pasti tertinggal jika tidak bersegera memulainya sejak dini. Ya, memulai belajar sejak usia muda, bidang apapun itu.
Oke, usia saya sudah tidak belasan tahun lagi. Saya menyesal. Tapi tak mengapa, mari kita memulai untuk generasi yang berusia belasan tahun.
Ya, kita mulai!
Ya, inilah generasi yang memulai mengenal pemrograman di usia belasan. Liburan kemarin saya pulang dan belajar bersama anak-anak muda SMAN 3 Madiun, mantan sekolah saya dulu. Ini mengasyikkan! Membuat liburan saya berwarna dan bermakna.
Mereka mempelajari HTML dan PHP. Mulai dari dasar HTML, sedikit komponen CSS, HTML Form, dsb. Juga dasar pemrograman PHP, if-else, dan pengulangan for dan while.
Meskipun sedikit, semoga efek encourage-nya besar. Membuat anak-anak ini ingin belajar lagi dan lagi. Membuat anak-anak ini punya ketrampilan. Membuat anak-anak ini ahli dalam keterampilannya. Membuat negeri ini punya generasi yang tidak tertinggal dari negara maju sekalipun! Merdeka!
Posted from WordPress for Android




wah pak guru toni,, mantafh!
^
Ini ada guru berkomentar guru ke orang yang bukan guru. Hehehe